Hidup Harus Kaya !


Sangpenjaga.com - Hidup kaya, mau ? jawabnnya pasti mau. Karena hidup kaya bisa membuat kita lebih bermanfaat dan dapat memberikan yang terbaik kepada orang lain. dengan kekayaan kita bisa mengulurkan tangan dan membantu kepada saudara kita yang membutuhkan. kita akan lebih leluasa dalam bersedekahdan melakukan aktifitas sosial seperti memberi santunan terhadap anak yatim, mendirikan tempat ibadah, mendirikan panti asuhan, membantu saudara kita sessama muslim di palestina dengan mengirimkan bantuan berupa materi (uang) melalui pemerintah atau lembaga yang bergerak di bidangnya, dan lain sebagainya. jika tidak kaya, darimanakah dana untuk keperluan itu semua ? oleh karena itu Orang Islam Harus Kaya !

Kalimat 'Orang Islam Harus Kaya' bukanlah sesuatu yang ekstrim. Rasulullah SAW bersabda "Bekerjalah kamu seakan-akan hidup seribu tahun lagi, beribadahlah kamu seakan-akan mati besok pagi". di balik hadist tersebut tersirat sebuah pesan bahwa orang islam harus kaya dan menjadi terdepan dalam perekonomian global. Rasulullah tidak menghendaki umatnya miskin dan terlindas oleh keadaan. Itu semua dibuktikan dengan sebuah hadist yang berbunyi "Kefakiran lebih dekat dengan kekafiran".

Jika kita kembali ke sejarah, Muhammad ketika masih remaja adalah seorang pekerja keras dan sudah termasuk sebagai pemuda kaya. Beliau belajar dari pamannya Abu Thalib, menjadi seorang pedagang yang jujur dan sukses. Karena kejujuran dan kesuksesannya dalam berbisnis, maka khadijah seorang janda kaya dan seorang pedagang tertarik terhadap Muhammad. Wanita tersebut mengangkat Muhammad sebagai pegawai yang dipercaya untuk mengelola bisnisnya. dan pengalaman yang tidak terlupakan adalah bagaimana Muhammad menawarkan barang dagangannya sehingga pembeli berkerumunan dan merasa puas. ini karena kepiawaiannya dalam berdagang tanpa harus mengorbankan kejujuran. bahkan karena kejujuran tersebut pelanggannya menjadi lebih banyak.

Abu Bakar juga dikenal sebagai seorang yang kaya raya. Abu Sufyan pun demikian. Banyak para sahabat yang kaya raya. Dengan kekayaannya itu perjuangan islam menjadi dinamis hingga mampu mencapai kejayaan. Peperangan dan politik tentu membutuhkan dana besar. Tanpa ditopang oleh dana, keberhasilan perjuangan politik Rasulullah tidak mungkin dicapai secepat itu.

Rasulullah saw dan para sahabatnya telah memberi contoh bahwa mereka tidak menghindar dari kekayaan. mereka nekerja keras untuk menjemput rejeki. Namun ikhtiar mereka tentu saja tidak membabi buta. Mereka tetap bekerja keras dan hasil akhir dari upaya tersebut tetap dipasrahkan kepada Allah swt. Sebab Allah lah yang berhak memberikan rejeki atas jerih payah hambanya.

Kaya menjadikan seorang bisa mulia. Artinya jika kita kaya dan mempunyai akhlak baik, tawadhu' (tidak sombong), gemar memberi kepada orang lain, maka kemuliaan akan kita dapatkan. kemuliaan ini utuh, karena kita dimuliakan sesama manusia dan disayang Allah swt.

Berarti kaya merupakan sarana untuk memudahkan kita dalam menempuh kesempurnaan dalam beribadah. 

"Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah" ini adalah hadist rasul. Sekarang coba untuk bertanya kepada diri sendiri 'dalam hidup ini, sukakah kita menjadi golongan orang yang memiliki tangan di bawah?' tentu tidak, tangan di bawah artinya senantiasa mengharap bantuan dari orang lain. Senantiasa membutuhkan uluran tangan orang lain dalam menjalani hidup. kita pasti ingin lebih terhormat. Untuk mencapai itu, maka perlulah kita termasuk golongan orang-orang yang memiliki tangan di atas. Artinya menjadi manusia yang suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Hidup akan berarti apabila kita dapat memberikan sesuatu yang terbaik kepada sesama.

Pertanyaannya sekarang, apakah kita mampu memberikan pertolongan, sementara diri sendiri butuh bantuan orang lain ? orang yang mampu memberikan pertolongan kepada orang lain dalam hal materi adalah orang yang kaya. karena itu, sekali lagi, bangkitkan potensi diri dan buka keajaiban rejeki dengan mengulang-ulang pernyataan 'Hidup Harus Kaya!'

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Hidup Harus Kaya !"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel